Banjarmasin – Keberadaan dan posisi alumni di dunia kerja dan masyarakat merupakan suatu hal yang penting menentukan kredibilitas dari suatu universitas. Apalagi di masa Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dimana mahasiswa dididik dan dilatih untuk mampu bersaing di pasar kerja, berwirausaha, dan berkontribusi kepada masyarakat. MBKM sendiri menargetkan bahwa alumni universitas dapat bekerja dengan gaji 1,5 kali UMR. Informasi semacam ini hanya dapat diketahui dari upaya tracer study yang dilakukan universitas. Jadi, tracer study adalah kegiatan yang sangat penting, selain untuk meningkatkan akreditasi universitas.
Hal inilah yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ULM, Dr. Fauzi Makki, pada pembukaan “Pelatihan Pembekalan Surveyor ULM Tracer Studi 2022” pada Rabu 15 Juni 2022 di Aula 1 Rektorat ULM.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Fauzi Makki, memberikan dan membuka acara pelatihan.
Selanjutnya, Ketua CDC ULM, Dr. Sadik Ikhsan menyampaikan bahwa tracer study sudah dilakukan secara rutin oleh CDC ULM setiap tahunnya. Sejak tahun 2020, Belmawa Dikti melakukan standarisasi kuesioner, dan hasil tracer study di aplikasi Belmawa Dikti. Kuesioner ini menjawab tujuan tracer study, yaitu:
- Outcome pendidikan, berkaitan dengan transisi dari mahasiswa ke dunia kerja.
- Output pendidikan, berkaitan dengan penilian diri terhadap kompetensi diri.
- Proses pendidikan , berkaitan dengan evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi ULM terhadap peroleh kompetensi.
Berkaca dari ULM Tracer Study 2021, masih banyak ditemui kendala yang mengakibatkan capaian partisipan alumni yang masih sedikit, yaitu pada kisaran 50%. Diantaranya informasi alumni yang berubah sehingga tidak bisa dilacak, tracer study yang hanya bisa diisi di website SIMARI, serta kurangnya melibatkan program studi. Selain itu kualitas data yang didapat juga masih belum maksimal, terutama pada data gaji pertama.

Kaprodi dan Surveyor ULM Tracer Study 2022
Untuk itu dalam ULM Tracer Study ULM 2022 ini lebih banyak melibatkan program studi. Setiap program studi menunjuk Surveyor yang akan berkoordinasi dengan Koordinator Surveyor Fakultas. Surveyor prodi juga bertugas melakukan cleaning dan konfirmasi data yang diisi oleh alumni responden di bawah arahan Kaprodi.
Usaha lain yang dilakukan adalah memperkenalkan aplikasi “ULM Tracer Study” yang dapat diakses melalui smartphone Android dan iPhone. Aplikasi ini dibangun oleh PTIK ULM. Untuk itulah dilakukan sosialisasi dan pelatihan yang disampaikan oleh Hartoni, MP.

Hartoni, MP menyampaikan materi pelatihan
Diharapkan dengan adanya usaha ini ULM Tracer Study 2022 dapat berjalan dengan lancar dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Foto Bersama dengan seluruh peserta pelatihan

